@icelusiamarta
Kawan...
Tak selamanya langit biru berkalung awan putih
adakalanya awan hitam menyelimuti
Tak selamanya mentari bersinar terang
adakalanya dia harus pergi..
tunduk pada titah sang Illahi
Tak selalu angan menjadi nyata
adakalanya dia harus selalu bersembunyi dalam maya
Namun sesungguhnya...
langit mu tetaplah selalu biru
mentari mu tetaplah selalu bersinar aterang
doa mu tetaplah selalu berbalas
karena engkau adalah orang Mu'min
yang tidak pernah merugi...
“Amat mengherankan sekali keadaan orang mu’min, semua keadaannya adalah baik.... apabila ia mendapatkan nikhmat, iapun bersyukur, syukur itu menjadi kebaikan baginya, sedang apabila ia ditimpa kesulitan atau musibah, iapun bersabar dan sabar itu merupakan kebaikan baginya.”(HR. Muslim)
Kawan...
saat hidup terasa selalu indah
saat bahagia terasa selalu menemani saat materi datang tak bertepi
saat rasa hidup tak ingin disudahi
maka ingatlah bahwa engkau selalu berada dalam ujian
“Kamu sunguh-sunguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu..." (QS. Ali Imron 186).
"Ketahuilah bahawasanya harta dan anak itu sebagai ujian...” (QS. Al-Anfal : 28)
Kawan...
Saat ujian menyesakkan dada datang melanda
saat bencana datang bertubi-tubi
saat segenap harapan pupus tanpa sisa
maka ingatlah engkau seorang Muslim yang selalu dibersihkan dari dosa
”Tidaklah dari seorang Muslim yang tertimpa musibah sekecil apapun, walau hanya tertusuk duri, kecuali dinaikkan derajatnya dan dihapuskan dosanya (Riwayat Muslim).
Kawan...
Saat hidup kehilangan arah
saat iman terbang separo
saat hidup terasa hampa
ingatlah bahwa engkau adalah seorang hamba yang telah berjanji dengan sebuah kalimat agung
"Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh,
wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh"
Kalimat pemutus orientasi selain Dia
Kalimat perjanjian akan hak dan kewajiban pada-Nya Allah-Rabbul Izzati
Kawan...
Jika hati mu masih bergelora liar
Tersesat dalam ilusi semu
Terjatuh dalam kefanaan melenakan
Maka ingatlah fitrah dunia
sebagai tempat ujian
“....Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan“ (Al-Anbiya’ :35).
Semua hanya bertujuan...
melihat yang paling baik sikapnya
memilih yang paling murni cintanya
dan menyisihkan yang paling bening hatinya
...Karena syurga hanya menerima “qolbun salim”
Sabtu, 23 November 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cahaya Hati Guru Kami.... Cahaya Hati Kami Menjadi Pelita dalam kegelapan Jalan Menjadi Penerang dari ke Jahilan Awalnya kami hanyalah Man...
-
@icelusiamarta Memandang sepanjang perjalanan dari bogor, sangat terharu menyaksikan perjuangan para pencari nafkah..ditengah terik mentar...
-
@icelusiamarta Hanya pencadu ibadah yang tau... Nikhmatnya berdiri diatas sajadah dalam dekapan malam nan sunyi Menghadap lurus pada san...
-
@Ice Lusia Marta Bagaimakah keadaan kita diperut bumi... Saat tanah menjadi kasur Saat semua orang terkasih pergi Saat jiwa nelangsa da...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar